by

Tanggung Jawab Sosial Partai Politik. Dimana Peran Parpol? Imbas Stay At Home COVID-19.

perdananews.com. Konawe, Partai politik adalah alat perjuangan kalau kita mau berbicara mengenai bangsa dan negara maupun pemerintahan. Partai politik juga merupakan orginasasi yang di bentuk oleh sekumpulan orang atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita yang bukan saja untuk memperjuangkan kepentingan anggota partai, tetapi  juga membela dan memperjuangkan masyarakat, bangsa dan negara, serta untuk memelihara NKRI berdasarkan pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia (pasal 1 ayat 1 UU No 22 tahun 2011).

Secara garis besar, partai politik merupakan organisasi yang diciptakan untuk membantu mewujudkan visi pembangunan pada segmen demokrasi dan politik, yang tujuan akhir adalah demi kesejahteraan rakyat.

Di sinilah dituntut adanya tanggung jawab moral dan tanggung jawab sosial parpol kepada rakyat untuk memastikan adil, makmur dan kesejehteraan benar-benar terwujud.

Saat seluruh Instrument negara bersatu dan berjuang memerangi COVID-19, patut kita beri apresiasi kepada pemerintah yang tiada hentinya memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Para Dokter, Perawat dan tenaga medis lainnya yang menjadi korban bahkan tidak sedikit sampai meninggal dunia demi merawat dan menyembuhkan pasien COVID-19. Demikian juga TNI/POLRI serta peran media massa yang patut di apresiasi.

Terus dimana peran politik?

Di tengah kegelisahan masyarakat menghadapi pandemi virus corona (COVID-19), yang jelas berdampak pada persoalan ekonomi akibat penerapan “stay at home” para elit politik dan partai politik khususnya, baik dari kepengurusan nasional sampai pengurus tingkat kabupaten/kota mestinya hadir di saat kondisi dan situasi seperti saat ini. Di saat masyarakat dan tenaga medis kekurangan APD, tidak mungkin seluruhnya bergantung penuh pada pemerintah meskipun itu merupakan salah satu tanggung jawab mereka.

saat ini hanya sedikit saja partai politik dan politisi yang mau hadir atau turun gunung membantu masyarakat. Partai Politik mestinya hadir memaksimalkan moment ini, ikut hadir bersama pemerintah memberikan edukasi dan informasi terkait pencegahan dan perkembangan COVID-19. tidak hanya memberikan edukasi dan informasi saja, tetapi bantuan lainnya berupa masker maupun Alat Pelindung Diri untuk masyarakat dan tenaga medis, serta bantuan paket sembako untuk konsumsi warga yang terdampak imbas “stay at home”, bantuan itu bisa berupa beras, minyak, telur, mie instan dan uang tunai untuk warga miskin, para janda dan kaum dhuafa khususnya. Itu akan sangat baik dalam mendongkrak kembali tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik ke depan.

Berdasar rilis survei asumsi Charta Politika menyebutkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Parpol hanya 32,5 persen, sedangkan tidak menjawab 15,9 persen,” Manajer Riset Charta Politika Muslim Tanja (2018)

Sekarang Partai Politik jangan hanya sibuk memikirkan nasib pemilihan kepala daerah (pilkada) karena pandemi corona dan menunggu skema dari penyelenggara agar pilkada tidak memicu bertambahnya jumlah kasus virus corona. bayangkan jika 270 daerah yang mengikuti PILKADA serentak itu di tunda, kan anggaran kampanye bisa di gunakan untuk fokus membantu warga yang terdampak, dan tenaga medis yang kekurangan APD.

Partai politik sekali lagi ayo hadir dan saatnya bersatu, hilangkan potensi munculnya stigma Partai Politik hanya hadir menjelang PILKADA, reses atau kegiatan lainnya saja. Pada saat bersamaan, Partai Politik juga akan lebih dikenal dan di cintai oleh rakyat karena kepeduliannya terhadap bangsa dan negara, bukan hanya peduli ketika masa-masa kampanye saja. #salampersatuan

Dicky Rivaldi Ishak sekretaris umum DPD Partai GELORA Indonesia Kab. Konawe

PERDANANEWS