by

Anak Wakil Ketua 1 DPRD Konawe Diduga Aniaya Seorang Wanita Muda

Sultra@perdananews.com – I Putu Wira Yudhantara, anak dari Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Konawe, I Kadek Rai Sudiani di laporkan ke polres Kendari atas dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita muda berisial F (25) tahun.

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, F mengalami luka-luka pada bagian bibir atas, luka di atas pelipis kanan, memar dibagian kaki dan memar kebiruan pada bagian tangan kanan. Tak terima atas penganiayaan itu, F didampingi keluarganya melapor ke Polisi.

“Iya, benar, saya sudah laporkan Wira (sapaan karib I Putu Wira Yudhantara) ke Polres. Saya juga sudah di visum, sudah dibuatkan berita acaranya. Saya datang buat laporan sama keluargaku,” kata F kepada Sultranesia.id, Minggu sore (12/7).

F menjelaskan, penganiayaan yang dilkukan oleh Wira terhadap dirinya terjadi di depan sebuah indekos yang berada di belakang Lippo Plaza Kendari pada Minggu (12/7) sekitar pukul 05.00 WITA.

Menurut pengakuan F, dirinya dan Wira adalah sepasang kekasih. Penganiayaan itu juga diduga dilatarbelakangi oleh masalah dalam hubunganya dengan Wira.

Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Muhammad Sofwan Rosyidi membenarkan adanya aduan dari korban bernama F.

“Iya benar ada pengaduannya. (Pengaduanya) tadi pagi. Pengaduanya masih proses lidik. Yang jelas ada pengaduanya, tapi belum bisa dipastikan siapa pelakunya. Masih lidik. Kalau nama korban ya itu, F,” jelas Sofwan Minggu malam (12/7).

Sofwan juga membenarkan bahwa mobil terduga pelaku saat ini diamankan di Mapolres Kendari. Informasi yang dihimpun, hingga saat ini Wira belum diketahui keberadaannya.

“Iya, (mobilnya) kami amankan, masih dalam proses penyelidikan, pelaku juga masih proses penyelidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Kadek Rai Sudiani membenarkan bahwa Wira adalah putranya. Namun Kadek belum mengetahui bagaiman detail kejadiannya. Dia juga membenarkan bahwa Wira dan F sedang menjalin hubungan.

“Iya, Wira betul putra saya. Saya baru tahu dari teman media juga, cuma kejadiannya belum tahu, karena saya juga belum ketemu sama Wira. Tapi kalau F (korban) saya tau, karena akhir akhir ini memang mereka berdua ada masalah, saya tau,” kata Kadek saat dihubungi Sultranesia.id.

Kadek mengaku bahwa dia mengenal dengan korban, sebab F pernah menjalin hubungan dengan anaknya, Wira.

“Dulu iya (pacaran). F juga pernah ketemu saya langsung, dan mengatakan bahwa sudah tidak sama sama lagi. Tapi saya dengar lagi bahwa F dan Wira itu berkomunikasi lagi,” ujarnya.

Kadek mengaku tetap akan mengikuti proses hukum di Polres Kendari. Namun demikian dia masih tak yakin anaknya berbuat seperti itu jika tak ada hal yang melatarbelakangi.

“Tetap saya akan ikuti proses di Polres, karena saya yakin anak saya, bukan saya mau katakan anak saya benar, tapi saya tahu karakter anak saya. Karena dia sangat loyal berteman. Jangankan pacarnya, jangankan perempuan, dia sangat berat untuk melakukan hal hal seperti itu, kecuali dia terpancing, tidak mungkin serta merta dia ini, makanya saya minta diamankan CCTV yang ada disitu. Karena saya dapat keterangan juga  dari teman Wira, F itu langsung masuk di mobil,” jelasnya.

Meski begitu, Kadek mengaku menyerahkan ke proses yang berjalan, ia juga tak mau langsung membela anaknya jika belum jelas persoalannya. Sebab, hingga saat ini, lanjut Kadek, ia belum bisa menghunungi Wira. Dia juga mengaku, sempat mendapat telefon dari F pada pukul 04.00 WITA, namun tak ia respon.

“Tapi saya tidak bisa langsung bela anak saya, yang jelas saya ikuti proses, apapun yang terjadi. Saya sendiri juga belum tahu dimana, saya sudah WA tidak balas. Karena F telfon saya jam 4 itu. Tapi saya tidak angkat, karena saya tahu pasti ada masalah,” pungkasnya.

(Source, sultranesia.id)

PERDANANEWS