by

Kabar Terbaru, Pemerintah Pastikan Ada Kenaikan Uang Pensiun, Berikut Rincian Dari PNS Golongan 1 Hingga IV

@perdananews-sultra – Kabar terbaru soal uang pensiun Pegawai Negeri Sipil.

Setelah dipastikan akan ada kenaikan uang pensiun berikut ini rincian uang pensiun PNS Golongan I sampai Golongan IV.

Pensiunan pokok bukan hanya berlaku bagi PNS, TNI, dan POLRI melainkan hingga tunjangan orang tua.

Penetapan besaran pensiunan pokok ini diatur melalui Peraturan pemerintah nomor 18 Tahun 2019 tentang Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan PNS dan janda atau dudanya.

Merujuk aturan tersebut, selain pensiun pokok, penerima uang pensiun diberikan tunjangan keluarga dan tunjangan pangan sesuai peraturan perundang-undangan.

Ketentuan mengenai tata cara pembayaran pensiun pokok PNS dan Jandanya diatur dengan Peraturan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang keuangan.

Besaran gaji pokok pensiunan PNS

Berikut daftar besaran gaji pokok yang diterima oleh pensiunan PNS pada setiap golongan ini :

  1. PNS golongan I antara Rp.1.560.800 – Rp.2.014.900
  2. PNS Golongan II antara Rp 1.560.800-Rp 2.865.000.
  3. PNS Golongan III antara Rp 1.560.800-Rp 3.597.800.
  4. PNS Golongan IV antara Rp 1.560.800-Rp 4.425.900.

Besaran penetapan pensiunan pokok duda/janda PNS

Sementara itu, daftar penetapan pensiunan pokok pensiunan janda/duda PNS sebagai berikut :

  1. Pensiunan janda/duda PNS Golongan I yaitu Rp 1.170.600.
  2. Pensiunan janda/duda PNS Golongan II antara Rp. 1.170.600-Rp 1.375.200.
  3. Pensiunan janda/duda PNS Golongan III antara Rp 1.170.600-Rp 1.727.000.
  4. Pensiunan janda/duda PNS Golongan IV antara Rp 1.170.600-Rp 2.124.500.

Pensiunan Janda/duda yang tewas

Sedangkan besaran pensiunan pokok bagi pensiunan janda/duda yang tewas sebagai berikut :

  1. pensiunan janda/duda yang tewas golongan I antara Rp.1.569.800 – Rp.1.934.800
  2. pensiunan janda/duda yang tewas golongan II antara Rp 1.560.800-Rp 2.746.500.
  3. pensiunan janda/duda yang tewas golongan III antara Rp 1.786.100-Rp 3.453.300.
  4. pensiunan janda/duda yang tewas golongan IV IV antara Rp 2.111.400-Rp 4.243.600.

Pensiunan Orang Tua PNS Yang Tewas

Berikut besaran pensiunan pokok bagi pensiunan orang tua dari PNS yang tewas :

  1. Pensiunan orang tua dari PNS yang tewas golongan I antara antara Rp 312.160-Rp 386.960.
  2. Pensiunan orang tua dari PNS yang tewas golongan II antara Rp 312.160-Rp 549.300.
  3. Pensiunan orang tua dari PNS yang tewas golongan III antara Rp 357.220-Rp 690.660.
  4. Pensiunan orang tua dari PNS yang tewas golongan IV antara Rp 422.280-Rp 848.720.

Uang Pensiun Naik

Diberitakan sebelumnya, ada kabar gembira PNS, bukan gaji ke 13, Tjahjo Kumolo dan Sry Mulyani akan menaikkan uang pensiun. PNS, TNI dan POLRI kini sedang galau menunggu pencairan gaji ke-13

Namun, muncul kabar gembira dari Menpan RB Tjahjo Kumolo dan jajaran Sri Mulyani di Kementrian Keuangan.

Pemerintah berencana menaikkan uang pensiun PNS.

Saat ini, Covid-19 begitu berdampak pada keuangan negara.

selain merombak APBN, Indonesia juga menunda berbagai macam agenda penting.

CPNS 2019 hingga kini masih terkendala akibat pandemi Covid-19, belum lagi isu pemberhentian beberapa PNS pada Desember 2020 akhir ini.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tengah merancang kesejahteraan para PNS atau ASN, atau para pensiunan PNS.

Nantinya uang yang diterima para pensiunan PNS akan lebih besar alias bukan sekadar gaji pokok.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengatakan, reformasi birokrasi memang terkait kesejahteraan PNS termasuk pensiunan.

“Sudah ditata mekanismenya dengan baik,” ungkap dia pada Rabu (8/7/2020).

Meski demikian, Tjahjo Kumolo belum bisa memastikan soal kenaikan uang pensiunan bisa di realisasikan.

Harapan saya juga demikian (soal kesejahteraan) tetapi kita harus lihat kemampuan anggaran juga,” imbuh dia.

Dia juga belum berani memastikan kapan pastinya akan ada kenaikan.

“Soal kapan ya mari kita berusaha dan berdoa, semoga pertumbuhan ekonomi ke depan semakin membaik dan saya belum berani memastikan kapan terealisasi,” ujar dia.

Sebelumnya, pemerintah memang sudah lama berniat mengubah skema dana pensiun bagi PNS.

Namun ternyata hingga kini belum juga kelar. Saat ini statusnya masih dalam kajian.

Rencananya, perubahan skema dana pensiun tersebut akan diatur dalam Peraturan pemerintah (PP).

Namun pembahasan masih dilakukan oleh sejumlah kementerian.

“Perubahan masih akan dibicarakan lintas kementerian,” ujar Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani, Abdul Basith.

Hal senada juga disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kajian tersebut dalam rangka mengubah skema dana pensiun dari pay as you go menjadi fully funded.

Nah, pembayaran dana pensiun itu akan berasal dari iuran antara pemerintah dengan PNS tersebut.

Besarannya bisa ditentukan dan disesuaikan berdasarkan jumlah gaji PNS setiap bulannya,” terang Plt Kepala Biro Humas BKN Paryono.

Meski begitu hal tersebut masih menunggu selesainya PP.

Sebelumnya, skema fully funded diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2020.

Saat ini dana pensiun masih menggunakan skema pay as you go.

Hal itu dalam artian pembayaran dana pensiun hanya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebelumnya, pemerintah menargetkan skema dana pensiun PNS menggunakan fully funded itu bisa digunakan pada tahun 2020.

Fully funded merupakan skema pembayaran penuh yang berasal dari iuran antara pemerintah dengan PNS yang pensiun.

Dengan skema ini, dana pensiun yang diterima ASN akan lebih besar dari yang saat ini, sehingga bisa menurunkan beban APBN.

Mengacu catatan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dengan skema fully funded, maka dana pensiun yang diterima Aparatur Sipil Negara (ASN) kalangan eselon I bisa mencapai Rp 20 juta per bulan.

Jumlah itu jelas melonjak dibandingkan dengan realisasi saat ini yang hanya sebesar Rp 4,5 juta–Rp 5 juta.

(Source, Tribunkalitim.com)

PERDANANEWS