by

Di Aniaya Dua Seniornya, Mahasiswa Teknik Di Konawe Polisikan Seniornya. Ketua PMT terlihat hadir.

Sultra@perdananews.comKonawe, Kekerasan fisik antar mahasiswa di duga terjadi, tak hanya di dalam kampus bahkan di luar kampus sekalipun.

Pelaku kekerasan merupakan dua mahasiswa fakultas teknik angkatan-2018 aj (22 tahun) dan am (22 tahun), sedangkan korbannya adalah junior mereka angkatan-2020 Is (20 tahun) yang juga sama tengah menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Konawe.

Pelaku menganiyaya korban di sekretariat teknik perencanaan wilayah dan kota (PWK) kelurahan tuoy (Selasa, 02-02-20).

“Awalnya saya di tanya sama seniorku, Apakah saya kader PMT lalu saya jawab ia’ langsung da pukul ke arah wajah saya. Terus seniorku lagi yang satu da kasih saya pisau dia suruh saya untuk mengiris badannya, baru da meludah da bilang ko andalkanka kebalmu” tutur korban.

Sehari kemudian pasca penganiyaan yang di alaminya, korban merasakan sakit di bagian telinga dan sedikit memar, setelah berkonsultasi ke beberapa teman dan organisasinya akhirnya korban melaporkan aksi yang penganiayaan yang dilakukan kepadanya ke Polres Konawe, di dampingi pimpinan wilayah perkumpulan masyarakat tolaki (PMT) Sultra, Supriyadi SH, MH (Rabu 02-02-21).

KB RESKRIM Polres Konawe Ipda La Ode Anti mengaku bahwa hari ini ada pengaduan atas nama Is (20 Tahun) terkait dengan penganiayaan dirinya yang di lakukan oleh senior di kampus, teknik. Tetapi setelah kami mediasi sehingga ada keputusan untuk di selesaikan secara kekeluargaan, dan sudah ada pernyataan damai antara kedua belah pihak, tutur Ipda Laode Anti.

Selain mahasiswa korban juga merupakan kader PMT. Supriyadin mengatakan bahwa korban tersebut adalah kader PMT, jadi pelaku kami laporkan, sedang di proses. Kami ingin mendengar maksud dari pelaku melakukan penganiyaan terhadap korban, sudah di hubungi oleh pihak kepolisian untuk hadir, pelaku juga kooperatif mengakui kesalahan dan telah meminta maaf, oleh karena itu kami selesaikan secara kekeluargaan.

Belum di ketuhui motivasi dua mahasiswa teknik ini menganiaya juniornya.//

PERDANANEWS