by

Politisi Muda Partai Gelora “Dinamika Demokrat Adalah Peluang Dan Tantangan Bagi Anak Muda”.

perdananews.com – Kongres luar biasa (KLB) partai Demokrat Deli Serdang Sumatera Utara, menetapkan mantan panglima TNI sekaligus kepala KLB Moeldoko menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Jumat (5/3/2021)

Menjadi menarik karena tak cuma politisi dan akademisi nasional  yang ikut angkat bicara terkait permasalahan di partai Demokrat, partai politik yang memenangkan pemilu 2009 dan PILPRES 2004 – 2009 kini menjadi topik hangat di pekan ini.

Foto : liputan6.com ilustrasi Moeldoko dan AHY

Sekretaris dewan pimpinan daerah partai Gelombang Rakyat Indonesia Kabupaten Konawe, Dicky Rivaldi Ishak mewakili politisi muda di daerah mengatakan bahwa hal seperti itu merupakan hal biasa sebagai partai politik, bahkan di partai lainpun juga pernah ada,  sebut saja Golkar dan PPP, dulu juga sempat dua kubu”.

Menanggapi hal tersebut, Dicky mengatakan “itu dinamika internal yang biasa terjadi di partai, semua sudah di atur di AD/ART (Anggaran Dasar, Anggaran Rumah tangga). Sebagai negara kita juga punya lembaga-lembaga yang mengatur regulasi terkait hal demikian, seperti KEMENKUMHAM. Kita tunggu saja”. 

“Sekelas Moeldoko dan AHY ini, rebutan partai, bukti bahwa pentingnya berpartai politik, sebab partai politik adalah alat negara kalau kita mau bicara bangsa, negara dan pemerintah outputnya Legislatif dan Eksekutif”. Katanya.

“AHY dan Moeldoko merupakan tokoh bangsa yang begitu akrab di masyarakat, cerdas dan berpengalaman, mereka pahamlah cara-cara etis yang mesti di lakukan sekalipun ini adalah politik, katanya.

“Semoga saja dari kisruh ini bisa lebih mengedukasi dan menambah antusias anak-anak muda untuk bergabung di partai politik”, tutur Dicky.

“Partai politik adalah instrumen penting dalam merawat demokrasi, kita tidak bisa membincangkan demokrasi tanpa kehadiran partai politik dalam sebuah negara modern” ,katanya.

Dewan Pimpinan Daerah Partai Gelombang Rakyat kabupaten Konawe sendiri tengah fokus merekrut anggota dan menyelesaikan infrastruktur teritori, struktur kepengurusan di tingkat DPC (kecamatan) dan PAC (desa/kelurahan).

Editor : Muh. Iqbal

PERDANANEWS